Provinsi Sumatera Selatan memiliki lahan gambut terluas kedua di Pulau Seumatera, setelah Provinsi Riau. Berdasarkan Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2014-2019, luas lahan gambut meliputi 16,3% dari luas wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Lahan gambut tersebut tersebar di 7 (tujuh) kabupaten yaitu Ogan Komering Ilir.

Tim Restorasi Gambut (TRG) Provinsi Sumatera Selatan terus melakukan pembenahan dalam perencanaan pengelolaan dan restorasi gambut. salah satunya dengan menerapkan kebijakan satu peta (one map policy). Koordinator TRG Provinsi Sumatera Selatan, Najib Asmani menjelaskan bahwa salah satu upaya untuk mencapai kebijakan satu peta maka dilakukan Rapat Kerja (Raker) Sinkronisasi Data Geospasial antara data dari pusat dengan kondisi di lapangan untuk Rencana Restorasi Ekosistem Gambut (RREG) dan Rencana Tindak Lanjut (RTT) di Hotel Batiqa Palembang pada hari Rabu tanggal 21 Maret 2018. Nantinya hasil Raker ini akan menjadi acuan dalam pelaksanaan RREG Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam Raker tersebut juga melibatkan pihak Konsorsium Perencanaan Restorasi Gambut Sumatera Selatan (KPRGSS) yang terdiri dari tiga lembaga, yaitu WRI Indonesia, World Agroforestry Center (ICRAF) dan WETLANDS International Indonesia. Menurut Iwan Cahyo Wibisono, perwakilan KPRGSS dari WETLANDS International Indonesia mengatakan bahwa Raker sinkronisasi data geospasial ini diharapkan dapat menghasilkan suatu basis data atau pondasi data spasial yang update dan terpercaya. Sehingga dapat digunakan untuk mengembangankan rencana restorasi gambut. Sehingga dokumen perencanaan, baik RREG maupun RTT akan memiliki akurasi yang bagus dan tentu sesuai dengan kondisi di lapangan saat ini.

Dalam Raker ini, Forum DAS Sumsel juga berkesampatan untuk hadir. Ketua Forum DAS Sumsel, Dr. Syafrul Yunardy, S.Hut.,M.E selain hadir untuk mewakili Forum DAS Sumsel, beliau juga hadir sebagai Moderator dalam acara raker tersebut.

Raker ini merupakan langkah awal bagi Provinsi Sumatera Selatan dalam mewujudkan kebijakan satu peta Provinsi Sumsel. Konsorsium Perencanaan restorasi Gambut Sumatera Selatan sangat mendukung inisiatif one map policy Provinsi Sumsel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here