Guna mewujudkan kawasan wisata yang nyaman bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Palembang, Walikota Palembang, Harnojoyo meresmikan kampung wisata sadar hukum yang berada di Kelurahan 5 Ulu dan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang pada hari Minggu 14 Januari 2018.

Dalam kegiatan ini ada 5 instansi yang bekerjasama dalam pengembangan kampung wisata sadar hukum, yaitu Pemerintah Kota Palembang, Universitas Bina Dharma (UBD), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) wilayah Sumsel, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) dan Forum Daerah Aliran Sungai Sumsel (Forum DAS Sumsel).

Menurut Bapak Harnojoyo 5 instansi yang berkolaborasi untuk mewujudkan destinasi wisata dan masyarakat yang sadar hukum menjelang Asian Games 2018. Dengan ditandatangani 5 instansi ini, artinya berkomitmen bersama untuk mewujudkan destinasi wisata yang nyaman dan aman bagi wisatawan. Sehingga nantinya kawasan ini akan menjadi lokasi homestay bagi wisatawan pada saat penyelenggaraan Asian Games berlangsung. Rencana akan ada sekitar 60 rumah yang dinyatakan siap untuk dijadikan homestay. Setiap rumah akan menyediakan satu kamar, yang kamarnya akan didesain sedemikian rupa sehingga akan menjadi nyaman dan berkesan bagi wisatawan.

Turut berkolaborasi dalam pengembangan kampung wisata sadar hukum, Forum Daerah Aliran Sungai Sumsel (Forum DAS Sumsel) berencana untuk mengajak masyarakat di kawasan Kelurahan 5 Ulu dan 7 Ulu untuk mengelola sampah agar menjadi produk yang bernilai ekonomis. Forum DAS Sumsel bersama dengan Laskar Muda Forum DAS, nanti akan membantu Pemerintah Kota Palembang dalam mengembangkan kawasan kampung wisata sadar hukum dari sisi lingkungan, yaitu dengan mensosialisasikan pola hidup sehat dan bersih.

Menurut Ketua Umum Forum DAS Sumsel, Dr. Syafrul Yunardy, S.Hut.,M.E Forum DAS Sumsel diminta untuk berkolaborasi dari sisi lingkungan untuk mengembangkan desa wisata sadar hukum ini. Program Forum DAS dan Laskar Muda Forum DAS nantinya akan membantu mengembangkan desa wisata sadar hukum dari sisi lingkungan yang berkaitan dengan sampah, yaitu bagaimana mengelola sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Nantinya Forum DAS Sumsel akan menularkan kemampuan yang dimiliki mahasiswa yang tergabung dalam Laskar Muda Forum DAS kepada Karang Taruna dan warga sekitar kawasan kampung wisata sadar hukum dalam mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Selain itu, sosialisasi dan penyuluhan akan terus dilakukan guna mewujudkan kawasan wisata yang indah, bersih, dan nyaman, sehingga berharap semoga tidak ada lagi masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan di sungai dan tempat umum lainnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here